Metamorphosis (Keotok)
Bersoraklah
Hujan menjarah dua hari
Mentari tak begitu ganas baginya
Dingin menyertai ketibaan dahulu
Bermadalah
Langit bercabang getir
Tak tahu hangat bersembunyi Dimana
Gigil, menggigil sua sendiri dalam angin
Bersukalah
Riang-riang menembus tanah
Bercinta diketinggian pucuk mahoni
Tiga hari merayakan dengan ceria
Setelah bersetubuh, berteluh, lalu mati
Nantikan 3 tahun berkembang
Wua one, 9 september 2025
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Kukutu
Kukutu Meloncat menemui kulit mu Merayap dalam selaput saraf Melatah tanpa bayang yang perlu Kukutu Menyusup sebagai angin senja Menyusut serupa ingatan Menguap menurut m
Kendali
Dengan ketentuan Kemerdekaan Kebebasan Kenikmatan Dengan kepedulian Tuli Bisu Lumpuh Dengan semangat Bisikan Lirikan Desahan Dengan ingin Tanpa malu
Raut
Dengan teriknya, dalam Aku temui dua bola mata Mendekam selama kenangan Dan belati mulai menyapa Dengan ringkusnya, ganas Ia melempar tatapan Memaksaku menumbuhkan ingatan
Bertumbuh
Tumbuhlah dengan semangat di antara gulma di cela batu di tanah gersang di dekap kemarau Tumbuhlah jangan sesak nafas radioaktif efek rumah kaca hutan terbakar penggusu
Mendaku
Pohon tua mengandung misteri Merawat kehidupan akbar Merelahkan dirinya sebagai rumah Mengikat hara dengan mesrah Pohon tua menampung kegetiran Asap timbul disetiap arah ma
PETAPA
Pohon tua mengandung misteri Merawat kehidupan akbar Merelahkan dirinya sebagai rumah Mengikat hara dengan mesrah Pohon tua menampung kegetiran Asap timbul disetiap arah ma
Lembar menguning
Setiap pagi mentari timbul Nyanyian indah kumbang menyambut Tari menari burung madu merayakan Embun terbangun menyentuh tanah Udara belum tercumbu polusi Sisa mimpi masih m
IKLAN
Berlari menembus Semak Anjing gonggong mengejar, ganas Bungga gulma melekat di baju partai Dan angin membawa bau badan Terik mentari menembus kulit Air Lemak Merembes Bag
SENGAU
Begitu rimbun dan angun Burung-burung bernyanyi di dahan Bunga-bunga merekah, ayu Aku menggenggam isi kepala Apa kabar? Penuh malu-malu Tersempuh mengunyah keadaan Aku me
METABOLISME
Besar kepala membekap hati Saraf tiba dititik didih Kata melesat Bagai peluruh Merobek ketombe, muncrat seluruh Tak mampu mengendalikan suasana Udara membesuk rongga dada
